Minggu, 31 Agustus 2008

puisi seorang kapitalis

Apa artinya manusia tanpa materi ?

Tak ada !

Mereka tak berguna persis seperti sampah

Dan bagiku mereka adalah konsumen bodoh

Yang hanya menuntut produksi

Dari usaha ku yang beragam !

Kusumbat mulut mereka dengan barang-barang dagangan ku

Aku selalu mengenal pembaharuan desain

Dan tentunya juga pembaharuan harga

Tak perduli barang itu berguna atau tidak

Tetapi mereka pasti mengikuti trend

Ya . . .!, mereka orang – orang bodoh itu

Ku permainkan pasar, hingga keuntungan besar ku peroleh

Tiap modal yang ku keluarkan harus kembali 100 kali lipat

Ku tak perduli rakyat kecil semakin sengsara

Yang penting aku kaya raya

Dan hidupku bahagia . . .

Teman ku adalah pemerintah . . .

Yang setuju dengan usaha monopoliku

Setuju dengan persenanku yang tidak seberapa untuk mereka

Dan setuju untuk menggunakan alat negaranya

Untuk mengamankan usahaku dari amukan massa . . .

Biarkan saja kaum kecil mengemis di depan kita

Di depan pemerintahannya

Di depan negaranya . . .

Di atas tanahnya sendiri yang sebenarnya kaya sumber daya

Aku bahagia berinvestasi di negara ini

Mata mereka masih buta . . .

Usaha apapun yang kita jalankan pasti berhasil

Asal kuat modal dan koneksi

Tak lupa juga kuat komisi . . .

Tidak ada komentar: